Rabu, 09 November 2016

Aku di umur 36


Anugrah terbesar dari Tuhan



"BRIGITA NOVELYN SIMBOLON" Sebuah nama yang kami berikan kepadanya dia lahir pada hari minggu tanggal 17 November 2014 pukul 23.15 malam hari. Semoga dia menjadi anak yang bertumbuh kembang dengan baik, menjadi anak yang berbakkti kepada orang tua dan trutama menjadi anak yang takut akan Tuhan. Kami juga akan selalu berdoa kepada Tuhan supaya dia memenuhi janjinya kepada kami agar diberi augrah lagi yaitu adek kepada gita supaya semakin kami bersukacita uantuk memuji dan memuliakan namaNya.






Minggu, 22 September 2013

Cinta yang satukan kita


Dia sepi di siniTak seperti yang lainWalau sudah takdirnyaNamun dia tetap tersenyumBahagia lah bilaKau masih punya mimpiHidup hanya sekaliBerikanlah yang terbaik
Merindukan purnamaBertahan walau di dalam dukaBersyukurnya lah kitaMasih banyak yang sayangi kitaMerindukan purnamaMeraih cinta
Cinta yang menyatukan kitaBahagia lah bilaKau masih punya mimpiHidup hanya sekaliBerikanlah yang terbaik
Merindukan purnamaBertahan walau di dalam dukaBersyukurnya lah kitaMasih banyak yang sayangi kita
Merindukan purnamaMeraih cintaCinta yang menyatukan kitaCinta, cinta kita
Merindukan purnamaBertahan walau di dalam dukaBersyukurnya lah kitaMasih banyak yang sayangi kitaMerindukan purnamaMeraih cinta
Cinta yang menyatukan kita

Kamis, 14 Februari 2013

SEJARAH, MAKNA DAN BAGAIMANA ORANG KRISTEN MENYIKAPINYA

Valentine’s Day atau dalam bahasa Indonesia disadur menjadi Hari Kasih Sayang menjadi satu momen yang membudaya di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Sebagai informasi awal dari pembahasan kita, valentine’s day ini, bukanlah budaya asli bangsa Indonesia. Jadi,.. mari kita telaah lebih lanjut sejarah dari valentine’s day ini.
Ada beberapa versi yang menjadi latar belakang munculnya suatu perayaan yang di kenal oleh seluruh bangsa di dunia sebagai Hari Kasih Sayang. Namun, pada pembahasan kita kali ini, saya hanya akan membahas 2 (dua) versi terbesar.
Dahulu kala, pada jaman Romawi Kuno diperingati perayaan untuk menghormati Dewi Juno (bagi bangsa Yunani dikenal dengan Hera) yang bagi bangsa Romwai merupakan Dewi Kesuburan Wanita. Peringatan diadakan setiap tanggal 14 Februari dan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan Perayaan Lupercalia. Dewasa ini, para pria dan wanita dapat mengatur pertemuan dimana saja dan kapan saja, untuk kepentingan pribadi, bisnis atau apa pun juga tanpa adanya hubungan darah sekali pun. Pada jaman romawi ini, para pemuda dan gadis-gadis hidup terpisah. Kalau pun mereka bertemu, para gadis harus berjalan dengan kepala menunduk.
Istimewanya Perayaan Lupercalia ini adalah para pemuda diperkenankan menuliskan nama mereka masing-masing pada selembar kertas, kemudian dilipat dan dimasukkan ke sebuah gentong yang telah disediakan secara khusus. Kemudian para gadis, secara bergiliran mengambil selembar kertas dari dalam gentong dan menemui pemuda yang namanya tertera pada lembar kertas yang dia dapat. Berdasarkan hasil penelitian para ahli sejarah, hasil ‘penjodohan’ secara terbuka ini banyak yang berakhir pada sebuah pernikahan, namun sebagian kecil menemukan ketidak cocokkan dan memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan mereka.
Proses pendekatan ini, diwarnai dengan mengirim puisi romantis dan makan malam dengan suasana yang menarik di tengah kota dengan lampu hiasnya. Budaya ini terus berlangsung bahkan sampai saat ini, namun pada tanggal 14 Februari dinamakan menjadi Valentine’s Day dari sejarah menurut versi terbesar kedua.
Versi kedua dikatakan bahwa Valentine’s Day berasal dari nama seorang Santo yang beragama Katolik Roma yaitu Santo Valentine. Romawi pernah diperintah oleh Kaisar Claudius II, seorang kaisar yang kejam yang pada saat kerajan dipimpin olehnya terjadi perang besar (tidak dijelaskan secara detail dimana pun, perang apa yang terjadi pada saat pemerintahan Kaisar Cladius II ini). Rakyatnya menentang terjadinya perang dan tidak secara sukarela mengikuti kebijakan pemerintah yaitu Wajib Militer. Alasan masyarakat yang paling logis pada saat itu adalah bahwa mereka sudah berkeluarga dan tidak mau hal buruk terjadi pada mereka di kemudian hari sebagai akibat dari mengikuti perang tersebut. Ada juga yang beralasan karena dalam waktu dekat mereka akan segera bertunangan ataupun menikah, jadi mereka menentang Wajib Militer.
Mendengar pembangkangan yang dilakukan oleh rakyatnya, Kaisar Claudius II menjadi murka. Akhirnya dia mengeluarkan peraturan bahwa di seluruh kerajaan Roma DILARANG ADANYA PERTUNANGAN DAN/ATAU PERNIKAHAN dan semua rakyatnya yang berjenis kelamin laki-laki wajib militer. Kebijakan Kaisar yang sangat tidak toleran ini mengakibatkan banyak sekali kehancuran dan ketidak tenteraman bagi rakyatnya pada masa itu. Bahkan, setiap pemuda yang tidak bersedia meninggalkan keluarganya akan ditarik secara paksa atau dipukul untuk bersedia masuk dalam kamp-kamp pelatihan militer pada saat itu dan dikirim ke medan perang. Banyak sekali keluarga-keluarga yang kehilangan suami dan/atau anak laki-lakinya hanya karena keotoriteran Kaisar Claudius II pada saat itu.
Seorang Pastur dari Biara Kecil di daerah Roma, secara diam-diam memberikan pemberkatan pernikahan bagi pasangan-pasangan yang berniat untuk menikah dan menyembunyikan sertifikat mereka dengan baik. Hal ini berlangsung terus sampai kemudian, rahasia kecil ini terbongkar dan pastur tersebut ditangkap lalu dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah. Selama di penjara pastor tersebut berkenalan dengan anak gadis dari Kepala Sipir Penjara. Gadis itu secara rutin menemui pastor dan mereka saling bertukar cerita kesukaan juga kesedihan dari balik pintu penjara. Karena kebaikan hati dan pertolongan yang telah diberikan oleh pastor tersebut, masyarakat pada saat itu menutut pembebasannya. Kaisar Claudius II akhirnya menjatuhkan hukuman mati yaitu dipenggal kepalanya. Sehari sebelum hari kematiannya, pastor dengan nama Valentine itu membuat sebuah surat yang ditujukan kepada teman-temannya dan teristimewa untuk putri kepala sipir penjara yang dibubuhkan tulisan “from your Valentine“. Ironisnya, Kaisar Claudius menetapkan tanggal 14 Februari tahun 270 sebagai hari pelaksanaan hukuman mati bagi Pastor Valentine. Semenjak itu masyarakat menyebut hari itu sebagai Valentine’s Day dan keesokkannya merayakan Lupercalia.
Kurang lebih delapan ratus tahun kemudian, golongan Gereja Katolik Roma yang menganut PAGANISM (tidak percaya pada hal-hal mistis) menolak adanya Perayaan Lupercalia untuk memberikan persembahan kepada Dewi Cinta ataupun Dewi Kesuburan Wanita. Mereka mengangkat Pastor Valentine menjadi seorang Santo dan mendeklarasikan bahwa setiap tanggal 14 Februari adalah St. Valentine’s Day.
Secara garis besar dapat kita simpulkan, bahwa awalnya perayaan-perayaan tersebut di atas adalah suatu wujud ungkapan syukur suatu bangsa untuk berkat-berkat yang boleh mereka dapatkan. Hanya saja, mereka tidak menyikapinya sebagai seorang pengikut Kristus yang beriman hanya kepada Allah Tritunggal saja.
Seorang pujangga bernama Eleanor Whitesides menulis: “To make a valentine God took two shafts of wood and on that wood in love and anguish placed His Son, who gave His Heart that mine might be made new.” Secara bebas dapat diartikan “ Untuk menciptakan suatu valentine, Allah telah mengambil dua potong kayu dan di atas kayu itu, dengan kasih dan derita Ia menempatkan AnakNya yang telah memberikan hatiNya supaya hatiku dapat dijadikan baru. “
Inilah seharusnya yang menjadi makna Hari Kasih Sayang bagi umat Kristiani di seluruh dunia. Bukan karena menghormati seorang Santo yang adalah seratus persen manusia, tapi memberikan penghargaan yang tertinggi kepada Allah yang adalah seratus persen manusia dan seratus persen Allah. Bukti kasih Allah adalah sangat nyata bagi kita manusia yang adalah “pengantin-pengantin”nya seperti sudah tertulis dalam 2 Kor 11:2. Rasul Paulus memberikan analogi, sehubungan dengan gencarnya perayaan Valentine’s Day, tentang hubungan kasih antara Kristus dengan jemaatNya (Efesus 5:25). Jemaat-jemaat Tuhan yang berkumpul menjadi satu untuk beribadah kepada Tuhan akan disebut sebagai gereja. Gereja adalah tubuh Kristus. Apabila hubungan suami istri dalam suatu keluarga retak, maka gereja akan retak dan tubuh Kristus akan retak. Namun ketika huubungan suami istri dalam membina keluarganya kuat dengan didasari oleh Firman Tuhan maka gereja pun akan kuat dan tubuh Kristus di dunia ini akan menjadi kuat. Makna Hari Kasih Sayang yang mendunia adalah memberikan ungkapan kasih yang tulus dan mendalam kepada setiap orang sebagai satu respon pengucapan syukur atas Anugerah Keselamatan yang telah diberikan Yesus kepada seluruh umat manusia di dunia tanpa kecuali.
Geliat budaya Valentine’s Day ini mulai masuk ke Indonesia diperkirakan pada akhir abad 19. Para pemuda dan pemudi Indonesia, khususnya pemuda dan pemudi Kristen umumnya membatasi makna dari Valentine’s Day adalah penyataan kasih HANYA kepada orang yang saat itu sedang dekat dengan dirinya. Biasanya penyataan-penyataan ini diungkapkan dengan memberikan bunga mawar, bingkisan coklat, boneka dan pernak-pernik lucu lainnya.
Sebagai seorang pemuda/i Kristen, sebaiknya kita tidak terlalu memberikan suatu keistimewaan tersendiri untuk Valentine’s Day ini. Karena, perayaan ini hanyalah sebuah simbol yang dahulu kala diawali dengan budaya menyembah dewa atau dewi Romawi. Dalam doktrin agama Kristen, tidak ada Allah lain selain Yesus Kristus sehingga tidak boleh ada penyembahan kepada illah-illah palsu. Mengambil makna secara teologis seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, dapat dimengerti. Namun mengagungkan hari dimana Allah sendiri tidak berfiman akan kekudusan Valentine’s Day ini adalah tidak bijaksana dan tidak beriman bagi anak-anak Tuhan.
Rasul Yohanes menulis dalam 1 Yoh 4:7-11 yang intinya berbunyi, “Marilah kita saling mengasihi, sebab KASIH ITU BERASAL DARI ALLAH; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari ALLAH dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih …. Jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita dan kasihNya sempurna di dalam kita.“
Firman Tuhan sangat tegas berkata bahwa Kasih itu berasal dari Allah, bukan karena pengorbanan seorang Santo atau perlindungan Dewa atau Dewi. Dan mengasihi adalah respon kita terhadap kasih yang terlebih dahulu diberikan kepada kita. Dan dia tidak mengatakan hanya pada satu momen atau hanya beberapa kali saja, tapi selalu (saling) karena saat kita mengasihi berarti sosok Kristus terpancar dalam diri kita.
Selamat Mengasihi saudara-saudara, karena dari kehidupan kitalah setiap orang dapat melihat teladan Kristus yang ajaib. Tuhan Memberkati.

Rabu, 13 Februari 2013

HIDUP YANG PENUH HARAPAN

II Korintus 12 : 9
Tuhan tidak pernah menyianyiakan orang yang berharap kepadanya.
Sesungguhnya harapan di dalam Kristus itu adalah :
Harapan selalu memperlihatkan pada orang percaya bahwa di ujung jalan yang gelap ada terang.

Harapan selalu dapat menopang kehidupan orang percaya yang telah patah semangat dan tak berdaya.

Jadi harapan itu selalu memberikan kehidupan, semangat, gairah dan kesegaran baru. Dan ..
Orang yang berharap kepada Tuhan tak pernah dibiarkan malu tersipu-sipu!


Harapan yang Tuhan Yesus berikan bukan harapan seperti yang Anda dipikirkan atau dunia tawarkan. Harapan di dalam Kristus bukan harapan yang terbatas, tidak pasti dan bersifat temporer. Harapan di dalam Kristus adalah harapan yang melimpah, pasti, dan berlimpah bak sungai.


Harapan yang demikian selalu ada di dalam diri orang percaya.

 Dan harapan itu amat nyata secara khusus bagi orang-orang percaya yang mengalami berbagai-bagai dukacita karena pencobaan


 Jika demikian mengapa Anda berkata , "tidak ada harapan bagiku?"
Ambillah selangkah lagi, lihat tangan-Nya terbuka siap memeluk Anda.




Jika engkau pandai bersyukur, Tuhan akan menambah hikmat padamu
Tuhan memberkati.


Minggu, 27 Januari 2013

Petrus 2 : 2

Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan 

Rabu, 26 September 2012

Pengkhotbah 3 : 11a

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Selasa, 28 Agustus 2012

Yeremia 20:11

Tetapi TUHAN menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak terlupakan! - Yeremia 20:11

Jumat, 24 Agustus 2012

Arsikni Halak Hita

Arsik adalah salah satu masakan khas kawasan Tapanuli yang populer. Masakan ini dikenal pula sebagai ikan mas bumbu kuning. Ikan mas adalah bahan utama, yang dalam penyiapannya tidak dibuang sisiknya.












Bumbu arsik sangat khas, mengandung beberapa komponen yang khas dari wilayah pegunungan Sumatera Utara, seperti andaliman dan asam cikala (buah kecombrang), selain bumbu khas Nusantara yang umum, seperti lengkuas dan serai. Bumbu-bumbu yang dihaluskan dilumuri pada tubuh ikan beberapa saat. Ikan kemudian dimasak dengan sedikit minyak dan api kecil hingga agak mengering.

Bahan
  • 5000 gram ikan mas segar
Haluskan
  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 buah cabai merah
  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 2 cm jahe
  • 4 cm kunyit, sangrai
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sdt garam
  • 150 gram kacang panjang, biarkan utuh
  • 20 batang serai, ambil bagian putih, memarkan
  • 1 liter air
Cara membuat
  1. siangi ikan mas, cuci bersih, tiriskan, biarkan utuh. Lumuri badan ikan luar dalam dengan bumbu halus sampai rata. Masukkan kacang panjang dan 3-5 batang serai ke dalam perut ikan.
  2. alasi dasar wajan dengan sisa serai sampai tertutup rapat. Letakkan ikan di atas serai, tuang air. Tutup wajan dan masak di atas api kecil sampai mengering. Angkat dan sajikan.

Naniura dari Samosir (Tabo nai...)

NANIURA, ikan khas batak yang tidak dimasak, seperti Sashimi ikan mentah khas Jepang. Bila orang Batak mendengar naniura, maka  yang pernah memakannya  langsung mengeluarkan air liur dengan mata terpejam….tabo nai…enak sekali. Bagaimana tidak,  ikan yang sudah dilumuri bumbu dan asam jungga (asam batak) ditambah andaliman menciptakan rasa manis ikan yang dibumbu asam dan diwarnai rasa pedas andaliman yang meninggalkan rasa ketir  diujung lidah. Tidak percaya? Silahkan coba…maka rasanya tiada duanya.
Naniura, tidak sepopuler ikan arsik dan jarang didapat di lapo-lapo Batak atau diarisan-arisan marga, biasanya disajikan pada saat acara Bona Taon para marga-marga Batak. Resep asli Naniura bukanlah ikan mas seperti arsik, tapi ikan yang satu-satunya ada di danau toba atau disebut “Ihan”. Tapi karena  ikan ini susah didapat, maka sekarang orang menggunakan ikan mas. Ihan adalah jenis ikan yang hidup hanya di danau Toba, masih ingat cerita rakyat tentang asal muasal Danau Toba, dimana seekor ikan sakti yang berubah menjadi perempuan kemudian menikah dengan manusia, dan kembali menjadi ikan setelah marah karena suaminya menyebut anaknya adalah anak ikan. Konon ikan itu menjadi Ratu Ikan di Danau Toba, dan dinyakini orang Batak ikan ini terus hidup sepanjang masa.  Ratu ikan ini ditemani ihan-ihan, yang menjadi ciri khas ikan batak.
Masakan naniura, dahulu kala pada jaman Raja-Raja Batak (Red. Di tapanuli sebelum kemerdekaan RI, banyak raja-raja batak di masing-masing daerahnya, salah satu yang terkenal adalah Sisingamangaraja. Sisingamangaraja bukan Raja Orang Batak, tapi salah satu Raja Batak yang paling terkenal), merupakan masakan istimewa dan hanya dihidangkan untuk para raja, oleh karena itu dahulu tidak semua orang boleh memasak naniura, hanya koki kerajaan saja yang boleh memasaknya. (Wah kalau dipikir-pikir, raja-raja batak dulu egois ya…karena masakan yang paling enak hanya untuk mereka).


 Penasaran? Mau tahu resepnya?
Bahan-bahan dan bumbunya adalah:
  • 0,5 kilogram ihan batak / ikan mas

  • 3 biji asam jungga (hanya ada di penjual bumbu khas masakan batak) / jeruk nipis

  • 0,25 ons andaliman

  • 1 ons kemiri

  • 5 cm lengkuas

  • 5 cm kunyit

  • 2 ikat rias

  • 5 siung bawang merah

  • 3 siung bawang putih

  • 0.5 ons cabe merah
Nah cara masaknya gampang sekali,
  1. Ikan dibersihkan dari sisik, lalu dibelah dua dari punggung ikan. Duri ikan dikeluarkan semuanya. Sesudah bersih, ikan digarami dan diasami. Dibiarkan selama 5 jam.

  2. Kemiri di gongseng, dibiarkan dulu. Jahe, kunyit, bawang merah dan putih di goreng. Kemudian rias dikukus, sedangkan cabe digiling. Seluruh bumbu kemudian diulek (tumbuk).

  3. Bumbu dimasukkan atau diolesi ke permukaan ikan. Biarkan satu jam lagi.

  4. Siap dihidangkan.
Mau tahu rasa sensasi luar biasa untuk menikmati Naniura? Datanglah ke Danau Toba, duduklah di pinggir danau, ambil nasi putih hangat di atas daun pisang dan seekor Naniura plus tuak  sambil ditemani angin semilir angin danau…hmmmm tabo nai….(mertua lewatpun sudah tak kenal alias lupa  bah!!!) ( Baca dengan logat Batak)



Kamis, 23 Agustus 2012

Pora2

Ikan pora-pora dari perairan Danau Toba yang dijual beberapa pedagang di pasar tradisional Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara banyak diminati para wisatawan lokal untuk dibawa sebagai oleh-oleh.
"Cukup banyak wisatawan lokal yang membeli ikan pora-pora untuk dibawa sebagai oleh-oleh dari kunjungan perjalanan mereka dari daerah ini," kata Ambarita, 38, pedagang ikan pora-pora, di Pasar Pangururan. Menurut dia, ikan pora-pora itu banyak diminati wisatawan, karena rasanya yang khas bila digoreng dengan cita rasa berbeda jika dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya dari perairan Danau Toba.

Produksi Ikan Pora-Pora di kawasan Danau Toba bisa mencapai 40 ton per hari, namun selama ini masih diperdagangkan secara tradisional serta menjadi salah satu menu andalan pada sejumlah rumah makan di daerah objek wisata pulau Samosir sekitarnya.

Menurut Ambarita, ikan tersebut sangat potensial dikembangkan di Danau Toba, dan hasil tangkapan nelayan setempat bisa mencapai sekitar 20 ton per hari, dengan harga jual berkisar Rp3.000 per kg dalam kondisi basah dan jika sudah diolah atau dikeringkan bisa dijual dengan harga Rp6.500 per kg

"Lingkungan perairan Danau Toba diduga sangat sesuai sebagai habitat untuk budidaya ikan bernilai ekonomis tinggi dengan rasa yang cukup gurih tersebut," ujarnya.

Dikatakannya, ikan tersebut jenisnya sama dengan ikan bilih di Danau Singkarak Sumatra Barat, tetapi jika ukurannya dibandingkan, ikan yang hidup di perairan Danau Toba relatif lebih besar.

Sitanggang, 35, seorang pedagang lainnya menyebutkan, biasanya para wisatawan membeli ikan itu dalam jumlah yang cukup banyak sebagai oleh-oleh khas untuk dibagikan kepada keluarganya.

Jika dicermati, kata dia, produksi ikan itu cukup banyak, tetapi nilai jualnya agak rendah, karena masyarakat setempat belum mampu mengolah dalam bentuk makanan lain seperti di Sumatra Barat, yang dijadikan sebagai penganan menarik dengan harga jual yang lumayan.

Menurut dia, potensi pengembangan ikan tersebut cukup menjanjikan dalam membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar untuk meningkatkan pendapatan, sebab selain dijual dalam bentuk makanan yang sudah diolah, ikan mentah yang masih segar juga dikirim ke berbagai daerah, seperti Pekanbaru dan Sumatra Barat.

"Hampir sekitar 75 persen hasil tangkapan ikan pora-pora dari Danau Toba dikirim ke berbagai daerah di luar Sumatra Utara," kata Sitanggang.

Kamis, 19 April 2012

Pikiran Dan Hati Yang Bersih

Sepasang orang muda yang baru menikah menempati rumah di sebuah komplek perumahan.
Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.
“Cuciannya kelihatan kurang bersih ya”, kata sang istri.
“Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar. Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus.”
Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun. Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.
Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya: “Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? ”
Sang suami berkata, “Sayang..aku tadi bangun pagi-pagi sekali dan telah membersihkan jendela kaca kita yang membuatmu salah melihat cucian tetangga.”
Dan begitulah kehidupan. Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..
Jika hatimu bersih, maka bersih pula pikiranmu..
Jika pikiranmu bersih, maka bersih pula perkataanmu..
Jika perkataanmu bersih(baik), maka bersih(baik) pula perbuatanmu..
Hati, pikiran dan perkataan kita mencerminkan hidup kita..
Jika ingin hidup kita berkembang, maju, dan sukses..
Maka kita harus menjaga hati, pkiran, dan perkataan kita, karena dari semua itulah akan melahirkan perbuatan-perbuatan yang baik pula..
HATIMU menentukan PIKIRANMU..
PIKIRANMU menentukan PERKATAANMU dan PERBUATANMU..
Dan PERBUATANMU menentukan MASA DEPANMU….

Senin, 16 April 2012

Matius 7 : 7

"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Sabtu, 07 April 2012

Cinta Tak Restu

Apa dosaku sehingga aku tidak direstui mendampingimu, padahal aku tulus tak perduli apa kata dunia,karna dalam prinsipku Cinta itu apa adanya. Pertemuanku denganmu yang tak disangka, yang sudah kira kira 15 tahun kita ga pernah ketemu, dipertemukan oleh rasa, dipertemukan Oleh Tuhan. Pemikiran Orang tua yang sempit atau faktor lain yang membuatku merasa sangat sedih ga tau apa salahku hingga mereka tidak bisa menerima aku tuk menjadi pendamping anaknya. Rasanya aku ingin lari dari masalah ini dan membuang jauh jauh dari  pikiranku tuk meninggalkan cinta yang sudah kami jalani dan mencari yang lain yang bisa menerima aku dan keluargaku.
Tapi cinta itu begtu kuat, meski banyak rintangan, cobaan dan tantangan untuk brsatu, aku tetap berusaha dengan keyakinan hati akan cinta yg bisa memenangkan kisah ini. Untuk itu meski orang tuanya tak mengijinkan dan merestui hubungan ini, meski sang waktu tak memberi kami kesemptan untuk bahagia saat ini, aku yakin Tuhan pasti berikan jalan keluar dan berikan yang terbaik buat kami, dan akan indah pada waktunya.
Peluklah aku jangan menyerah, mereka bukan hakim kita. 
Rasa yang mempertemukan kita
Cinta yang mempertahankan kita
Oh Tuhan dengarkanlah doa kami

Berharap cinta yang kan menang
Kesabaran dan keyakinan adalah kunci buatku untuk mencapai kebahagiaan yg kami inginkan. 
Semoga restu itu kan terucap dari orang tua dia.
Amin...
Rasa yang mempersatukan kita
Cinta yang mempertahankan kita
Oh Tuhan dengarkanlah doa kami 

Berharap cinta yangg kan menang

BUAT PASANGAN YANG TIDAK MENDAPATKAN RESTU DARI ORANG TUA

1. Libatkanlah Tuhan dalam setiap pergumulan. Carilah kehendak Dia
dan pijakan yang kuat dalam Firman Allah untuk hubungan Anda.
Banyaklah membaca buku rohani untuk membangun karakter
masing-masing, terutama dalam mempersiapkan diri menuju
pernikahan.

2. Pertimbangkanlah calon pasangan Anda dengan baik, terutama segala
perbedaan yang ada dan kesiapan Anda untuk menghadapinya.

3. Carilah pembimbing rohani yang teruji dan memiliki pandangan yang
objektif dalam kehidupannya. Akan lebih baik jika pembimbing
tersebut sudah menikah. Jangan sembunyikan apa pun saat
berkonsultasi.

4. Jangan menutup diri terhadap pergaulan. Melalui pergaulan, Anda
bisa lebih memahami diri Anda dan apa yang Anda inginkan.

5. Buanglah keinginan untuk membela diri. Katakan apa yang benar dan
izinkan Tuhan membela kita. Dalam masa pergumulan, jangan
terpancing untuk menggunakan kelemahan orang lain untuk membela
hubungan Anda. Perkataan yang mencela hubungan Anda tidak boleh
ditanggapi dengan emosi, apalagi mencari kelemahan pihak lain dan
menyerang balik.

6. Tetaplah bersikap hormat dan rendah hati serta menjaga diri dalam
pergaulan berpacaran yang baik dan tidak bercela. Lingkungan
saudara seiman akan dapat menjaga Anda berdua dari salah
melangkah dan jatuh ke dalam dosa.

7. Bersikaplah dewasa dengan tidak mengabaikan tanggung jawab lain,
contohnya dalam urusan pekerjaan atau keluarga. Jika tidak, ini
akan menjadi peluang bagi pihak yang menentang Anda untuk
menyerang Anda melalui kelalaian Anda.

8. Berusahalah untuk melihat masalah ini secara positif dari sisi
orang tua Anda, serta tidak memaksakan prinsip yang Anda pegang
kepada orang lain.

9. Tetap atau terus membangun hubungan yang baik dengan orang tua
masing-masing.

Kamis, 05 April 2012

Teringat Kasih Sayang "Mama"

Di malam yang sedingin ini
Ku termenung seorang diri
Teringat pada masa kecilku yang tlah silam
Teringat pada mamaku sayang 
Yang jauh selalu tinggal dari diriku

Ku terkenang pada pertemuan dengan mamaku sayang
Aku dipeluk dan dicium sepenuh kasih sayang 
Bagaikan anak kecil saja
Slalu dibuai penuh kemajuan

Kurelakan meninggalkan mama
Dengan perasaan sedih dan pilu
Semua ini sudah kehendak Tuhan
Ku berdoa dalam hatiku memohon kepadaNya
Tabahkanlah hatiku dan hatinya
Dan semoga Mama tersayang selalu bahagia

Rabu, 28 Maret 2012

Lukas 22 : 46 (b)

"Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."

Rabu, 29 Februari 2012

KATA HATI

Ketika bimbang kita sering bertanya pada orang lain, sekian banyak masukan membuat kita malah tambah bingung.  Dengarkan kata hati kita dan dapatkan masukan untuk menguatkannya bukan untuk mengaburkannya. Kata hati akan mnuntun langkah menuju kesenangan dan kebahagiaan.  Mata bisa tertipu kemilauan harta, fikiran gampang dipengaruhi kebencian dan susah untuk percaya kebaikan. Jaga hati dengan kejujuran pada kata hati, kendalikan liarnya fikiran dan teduhkan mata dengan keindahan sejati.

GALAU

Galau hatiku
Kutanyakan apa yang sedang terjadi
Mengapa ini terjadi
Tidakah Ada sedikit waktuku
Menikmati keindahan
Bunga yang kutanam
Jika ini memang harus terjadi
Terjadilah Dan tunjukan yg terbaik
Untuk semua
Kadang aku merasa lelah
Kadang aku terinspirasi
Untuk tetap optimis
Hatiku sedang galau